Entah kenapa setelah teman saya login gmail di notebook saya, saat saya mau mengakses email saya, tampilan gmail berubah menjadi bahasa Indonesia. Tebakan saya karena saya memakai gmail mobile dan sebelumnya teman saya memakai gmail versi normal yang berbahasa Indonesia.

Terus terang bahasa Inggris saya bisa dibilang cacat. Meski bisa berkoar-koar sedikit dan mengerti kosa kata dalam bahasa Inggris, menggunakan layanan gmail selama bertahun-tahun dalam bahasa Inggris telah membuat saya agak tidak nyaman dengan gmail tampilan berbahasa Indonesia.

Tidak disadari kebiasaan dapat menghipnotis jalan pikir seseorang, baik dalam berasumsi dan bertindak. Kebanyakan pemakai facebook mmemakai bahasa Indonesia. Hal ini dikarenakan facebook menawarkan pilihan bahasa Indonesia kepada pemakai. Kilas balik, facebook belum menyediakan pilihan ini, akhirnya kita yang tidak bisa atau pun cacat berbahasa Inggris pun terkena hukum wajib memakai layanan facebook dalam bahasa Inggris. Berita baiknya yaitu kita akan semakin pintar berbahasa Inggris. Berita buruk dengan tidak adanya pilihan bahasa Indonesia yaitu kita tidak terlihat cacat dengan tidak bisa berbahasa Inggris.

Jika melihat aplikasi web atau pun aplikasi desktop, multi language merupakan fitur yang menjadi langganan untuk mengisi plugin dari aplikasi. Apakah ini proses pembodohan sehingga orang tidak bisa berbahasa Inggris? Bagaimana orang yang memang buta sama sekali dengan bahasa Inggris?

Siapa orang yang buta dengan bahasa Inggris? Acak. Dari siswa sekolah sampai lulusan s2 yang saya kenal pun tidak bisa berbahasa Inggris. Maaf saya ralat, mungkin bukan tidak bisa berbahasa Inggris tetapi menggunakan layanan email atau layanan jejaring sosial menggunakan bahasa Indonesia.

Mengapa hal ini terjadi?

Oke lah bagi kita yang buta sama sekali karena memang tidak pernah bersinggungan dengan bahasa Inggris, pilihan multi bahasa akan membantu kita dalam berfesbuk ria. Meski bantuan lain bisa melalui kamus atau pun google translate. Selanjutnya jika kita telah berpengalaman dalam memakai facebook berbahasa Indonesia, gantilah menjadi bahasa Inggris. Dengan begini kita akan terlihat cacat dalam menggunakan bahasa Inggris. kita harus meraba-raba untuk mengartikan suatu tulisan berbahasa asing. Namun bukankah hal ini yang membuat otak semakin pintar? Sudah mesti mengingat posisi tulisan sembari mengartikan tulisan tersebut.

Bagaimana orang yang cacat atau pintar dalam berbahasa Inggris kemudian menggunakan bahasa Indonesia. Saya tetap tidak menyukai tipe orang begini. Bukankah website Indonesia sudah banyak berbahasa Indonesia. Mengapa mesti mencampuradukan hal yang memang berbeda. Kita mengerti perbedaan tersebut dan kenapa mesti ada usaha untuk menyamakan?

Saya menganalogikan diri saya sebagai orang yang memakai layanan website asing berbahasa Indonesia :

T : kenapa menggunakan facebook berbahasa Indonesia?
J : bahasa Indonesia karena gw orang Indonesia n cinta Indonesia

Saya kembali sebagai penulis tulisan ini akan kagum dengan jawaban seperti itu. Jawan yang tanpa memperlihatkan sedikit pun kecacatan dalam berbahasa Inggris. Mengapa jika tidak bisa berbahasa Inggris dan kita harus menjauhinya. Bukankah seorang firaun akan semakin senang jika beristri banyak?

Mari berpikir jernih, siapa yang tidak ingin bisa berbahasa Inggris?

Simak dialog berikut :
T : kenapa menggunakan facebook berbahasa inggris
J : cause I'm smart

Bagi mereka yang pintar berbahasa Inggris, saya yakin mereka tidak akan berkata begitu. Banyak kok orang lokal yang pintar berbahasa Inggris. Bisa berbahasa Inggris bukan barang mewah lagi.

Mulai sekarang, jika Anda menggunakan tampilan berbahasa Indonesia di dalam email, facebook atau situs luar, canangkan emansipasi bahasa inggris di dalam kehidupan berbrowsing ria. Ingat kebiasaan akan menghipnotis otak Anda, ambil kebiasaan mengingat posisi tulisan / link berbahasa indonesia dan segeralah Anda yang menghipnotis diri Anda sendiri dengan menganggap tulisan berbahasa Inggris sebagai kebiasaan Anda.

Without stress, nothing move.